“Seindah apa pun huruf
terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika
tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling
menyayang bila ada ruang?”
― Dee
― Dee
“Semua perjalanan
hidup adalah sinema. Bahkan lebih mengerikan. Darah adalah darah, dan tangis
adalah tangis. Tak ada pemeran pengganti yang akan menanggung sakitmu.”
― Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
― Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
“Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku
ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)”
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Kita memang tak
pernah tahu apa yang dirindukan sampai sesuatu itu tiba di depan
mata.” ― Dee, Supernova: Akar
“Hati tidak memilih. Hati dipilih. Karena hati tidak
perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh” ― Dee
“aku gak mau sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini,
aku masih terus-terusan memikirkan orang yg sama. bingung di antara penyesalan
dan penerimaan.”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. selama kita
diam dan ngga berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu, ngga akan pernah
jadi kenyataan.”
― Dee
― Dee
“Karena hati tak perlu
memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh” ― Dee, Perahu Kertas
“Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa
menjadi diri kita lagi.”
― Dee
― Dee
“Cinta kan tidak butuh tali. Ia membebaskan. Jadi buat
apa kita melawan arusnya dan malah saling menjajah?”
― Dee
― Dee
“rasa memiliki itu hidup seperti sel. semula satu dan
kemudian terpecah jadi seribu satu. dan aku menyimpan sel-sel yang sangat
sehat. ia akan terpecah diluar kendali cinta itu sendiri. sel ini terus
bertambah dan merambah. mereka hidup melingkari kita, semenjak kita saling
mencinta. suka tak suka.”
― Dee
― Dee
“hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku
selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain.
Kadang, begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup.”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“Kadang - kadang pilihan yang terbaik adalah
menerima...”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi
kamu mau memberikan segala-segalanya.”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“Im thankful for this moment coz i know that i grow a
day older and see how this sentimental fool can be”
― Dee
― Dee
“Kenangan itu hanya hantu di sudut pikir, selama kita
diam selamanya dia tetap jadi hantu, ga akan pernah jadi kenyataan”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“Semua pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban.
Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu”
― Dee, Supernova: Partikel
Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu”
― Dee, Supernova: Partikel
“Momentum tidak dapat dikejar. Momentum hadir. Begitu
ia lewat ia tidak lagi sebuah momentum. Ia menjadi kenangan. Dan kenangan tidak
akan membawa Anda kemana-mana. Kenangan adalah batu-batu di antara aliran
sungai. Anda seharusnya menjadi arus bukan batu.”
“Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini
adanya. Filosofi
Kopi”
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar
kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang
berputar.”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“Keheningan seakan memiliki jantung. Denyutnya terasa
satu-satu, membawa apa yang tak terucap. Sejenak berayun di udara, lalu
bagaikan gelombang air bisikan itu mengalir, sampai akhirnya berlabuh di
hati.”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“I'd like to find the guy who invented the proverb 'go
with the flow' and lead him to an ocean full of hungry sharks. And see how he
would flow. I'd really like to know.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Menurut survei: selain narik becak dan gali kubur, pekerjaan mengkhayal dan menulis ternyata juga butuh asupan kalori tinggi. (Perahu Kertas)”
― Dee
― Dee
“semua perjalanan hidup adalah sinema. bahkan lebih
mengerikan, putri. darah adalah darah, dan tangis adalah tangis.Tak ada pemeran
pengganti yang akan menaggung sakitmu.”
― Dee
― Dee
“Kalau lawan bicaramu mendengar dengan sepenuh hati, beban pikiranmu menjadi ringan. Kalau kamu tambah ruwet, meski yang mendengarkanmu tadi seolah serius mendengar, berarti dia tidak benar-benar hadir untukmu.”
― Dee, Supernova: Partikel
― Dee, Supernova: Partikel
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Kamu benar, Puteri. Perasan itu sudah mengkristal.
Dan akan kusimpan. Selamanya.”
― Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Dan akan kusimpan. Selamanya.”
― Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
“Kamu takut. Kamu takut karena ingin jujur. Dan
kejujuran menyudutkanmu untuk mengakui kamu mulai ragu.”
― Dee
― Dee
“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau
asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan
inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Gy, jalan kita mungkin berputar, tetapi satu saat,
entah kapan, kita pasti punya kesempatan jadi diri kita sendiri. Satu saat kamu
akan jadi penulis dongeng yang hebat. Saya yakin”
― Dee, Perahu Kertas
“Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu
tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu
apa-apa, karena kini kumiliki segalanya.”
― Dee, Rectoverso
“Menjadi kuat bukan berarti kamu tahu segalanya. Bukan
berarti kamu tidak bisa hancur. Kekuatanmu ada pada kemampuanmu bangkit lagi
ketika berkali-kali jatuh. Jangan pikirkan kamu akan sampai dimana dan kapan.
Tidak ada yang tahu. Your strength is simply your will to go on”
― Dee
― Dee
“Sungai menjadi
jalan pulangnya ke rumah tak berwadak, tapi ia selalu tahu di mana harus
mengetuk pintu”
― Dee, Supernova: Akar
― Dee, Supernova: Akar
“Bila engkau
ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua
melenyapkan. Mencari
Herman”
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga.
Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus
berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma
menjadi manusia yang kita cinta.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Itulah
cinta.Itulah Tuhan.Pengalaman bukan penjelasan.Perjalanan bukan tujuan.
Pertanyaan yg sungguh tidak berjodoh dgn segala jawaban.”
― Dee, Madre
― Dee, Madre
“Cintanya
adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil
agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Masih perlukah
aku bertanya atas sesuatu yang sebetulnya sudah kuketahui jawabannya?”
― Dee, Supernova: Partikel
― Dee, Supernova: Partikel
“Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam,
memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia.
Kamu, tidak terkecuali.”
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Tiada yang lebih indah. Tiada yang lebih rindu.
Selain hatiku. Andai engkau tahu.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Within his orbit, I was nothing but a flat noodle.
And I don't know how much longer I can keep this up.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Jingga di
bahumu. Malam di depanmu. Dan bulan siaga sinari langkahmu. Teruslah berjalan.
Teruslah melangkah. Kutahu kau tahu. Aku ada.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Berat hati kuakui, kesusahan, kegembiraan, ketika
keduanya lewat bersamaan tanpa permisi, maka sensasinya sama.”
― Dee
― Dee
“Rasa hangat
ketika kedua tubuh bertemu, rasa lengkap ketika dua jiwa mendekat, rasa rindu
yang tuntas ketika kedua pasang mata menatap.”
― Dee, Rectoverso
― Dee, Rectoverso
“Kenangan itu
cuma hantu disusut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa,
selamanya dia tetap jadi hantu. nggak akan pernah jadi kenyataan.”
― Dee
― Dee
“Kamu hebat,”
decaknya, “itu memang keajaiban. Saya bisa merasakan, anak-anak tadi nyaman
banget dengan diri mereka sendiri. Kamu berhasil memancing karakter mereka
keluar. Mereka jadi percaya diri, punya harga diri. Punya kebanggaan”
― Dee, Perahu Kertas
― Dee, Perahu Kertas
“Ada dunia di
sekelilingmu. Ada aku di sampingmu. Namun, kamu mendamba rasa sendiri
itu.”
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
― Dee, Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
“Mereka yang tidak paham dahsyatnya api akan
mengobarkannya dengan sembrono. Mereka yang tidak paham energi cinta akan
meledakannya dengan sia-sia.”
― Dee
― Dee







0 komentar:
Posting Komentar